Home Blog

Desa Wae Rebo , Lokasi, Informasi & Tips Desa di Atas Awan Terindah Indonesia

0
desa wae rebo

Desa Waerebo, terletak di Flores yang terletak pada ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini layaknya sebuah surga yang  berada di atas awan. Wae Rebo adalah sebuah kampung tradisional yang terletak di dusun terpencil tepatnya di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pemandangan alam berupa gunung-gunung berpadu dengan 7 rumah adat berbentuk kerucut akan memberi kesan tersendiri bagi setiap pengunjung ynag pernah datang ke Desa Wae Rebo. Wae Rebo dinyatakan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia pada Agustus 2012 menyisihkan 42 negara lain.

Jika anda mau berkunjung ke Desa Wae Rebo, simpan dan baca sampai habis ya rangkuman dari kami berikut ini.

Lokasi Desa Waerebo

Desa Wae Rebo terletak di Desa kecil dan terpencil, dikenal karena pembangunan kembali rumah adat Mbaru Niang yang dilandasi semangat gotong royong masyarakat menuju tradisi yang lestari, sekaligus meningkatkan kesejahteraan desanya. Lokasi lengkap Desa Wae Rebo adalah di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Asal Usul Desa Wae Rebo

Masyarakat di Desa Wae Rebo ini ternyata masih memiliki garis keturunan dari Suku Minangkabau, lho! Konon dulu, ada seorang asli Minangkabau bernama Empo Maro berlayar dari Pulau Sumatera hingga ke Labuan bajo. Setelah hidup berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, akhirnya memutuskan untuk bermukim di Desa Adat Wae Rebo.

Rumah Adat

Desa ini hanya memiliki 7 rumah adat berbentuk lumbung kerucut yang disebut Mbaru Niang. Inilah yang menjadi ikon utama Wae Rebo. Rumah adat Mbaru Niang tersusun mengitari batu melingkar yang dinamakan compang sebagai titik pusatnya. Compang merupakan pusat aktivitas warga untuk mendekatkan diri dengan alam, leluhur, dan Tuhan.

BACA JUGA : Pantai Pink, Pantai Yang Eksotis dan Wajib Kamu Datengin

Arsitektur Mbaru Niang mengandung filosofi dan mencerminkan kehidupan sosial masyarakat Wae Rebo. Rumah tradisional ini merupakan wujud keselarasan manusia dengan alam serta merupakan cerminan fisik dari kehidupan sosial Suku Manggarai. Suku Manggarai meyakini lingkaran sebagai simbol keseimbangan, sehingga pola lingkaran ini diterapkan hampir di seluruh wujud fisik desa, dari bentuk kampung sampai rumah-rumahnya.

Mbaru Niang
Source : indonesia.travel

Mbaru Niang terdiri dari 5 lantai dengan atap daun lontar dan ditutupi oleh ijuk. Setiap lantai memiliki fungsinya masing-masing, seperti tempat berkumpul, menyimpan bahan makanan, beribadah, dan fungsi lainnya.

Mbaru Niang berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga, masing-masing Niang terdiri dari 6 – 8 keluarga. Terdiri dari 5 (lima) lantai, masing-masing lantainya memiliki fungsi.

Lantai Pertama

Lantai pertama disebut Lutur, berfungsi untuk tempat tinggal dan berkumpul keluarga. Dibagi menjadi tiga bagian, ruang terluar sebagai ruang keluarga, lalu ruang-ruang yang disekat dengan papan kayu sebagai kamar-kamar keluarga yang tinggal dan dapur yang terletak di tengah Lutur.

Lantai Kedua

Lantai dua disebut Lobo, berfungsi untuk menyimpan bahan makanan dan barang sehari-hari.

Lantai Ketiga

Lantai ketiga disebut Lentar, gunanya untuk menyimpan benih tanaman untuk bercocok tanam.

Lantai Ke Empat

Lantai empat disebut Lempa Rea berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makan untuk paceklik atau saat gagal panen.

Lantai Kelima

Lantai kelima disebut Hekang Kode, berfungsi sebagai tempat sesajian untuk leluhur masyarakat desa.

Rumah ini juga mengikuti prinsip leluhur yang sangat kuat dan tidak boleh menyentuh tanah. Arsitektur bangunannya juga masih memiliki unsur Minangkabau, terlihat dari Niang Dangka atau atap Mbaru Niang, yakni bertanduk rangkap dua yang dijadikan satu.

Kegiatan Penduduk Desa Wae Rebo

Kegiatan penduduk desa Wae Rebo adalah di sektor pertanian. Mereka menanam kopi, cengkih, dan umbi-umbian. Aktivitas para wanita di Desa Adat Wae Rebo, selain memasak, mengasuh anak, menenun, juga membantu kaum pria di kebun.

BACA JUGA : Ada apa aja sih di Pulau Rinca?

kegiatan penduduk desa wae rebo
Source : indonesia.travel

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat Desa Adat Wae Rebo menggunakan mata air yang berasal dari pegunungan. Sumber mata air ini dinamakan sosor, yang terbagi menjadi 2, yaitu sosor pria dan sosor wanita.

Cara Menuju ke Desa Wae Rebo

Untuk mencapai Wae Rebo, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 6 km dari Desa Dintor ke Desa Denge dengan menggunakan motor. Perjalanan dari Denge menuju Wae Rebo, kira-kira memakan waktu pendakian selama 3 jam dengan menyusuri daerah terpencil yang dikelilingi hutan lebat yang belum terjamah, menyebrangi sungai serta melintasi bibir jurang.

Tips Sebelum ke Desa Wae Rebo

Nah sebelum kamu ke Desa Wae Rebo, kami merangkum beberapa tips yang berguna untuk kamu.

Bawa Barang Secukupnya

Belum ada jalan raya atau jalur untuk kendaraan motor dan mobil menuju ke Kampung Wae Rebo Sehingga akses satu-satunya adalah jalan kaki sejauh 4 jam perjalanan. Bagi Wisatawan yang terbiasa mendaki mungkin membawa barang dengan jumlah banyak bukan menjadi sebuah permasalahan.

BACA JUGA : Perbedaan Pulau Komodo Dengan Pulau Rinca

Tetapi bagi Wisatawan yang tidak pernah mendaki lebih baik membawa barang tidak terlalu banyak atau seperlunya saja agar tidak terlalu terbebani selama perjalan, apalagi jalan hanya setapak dan agak licin. Jika Anda tidak ingin capek karena mendaki dengan banyak barang bawaan, Anda bisa menyewa jasa porter sebesar Rp. 300.000 untuk membawa barang Anda pulang dan pergi.

Jas Hujan Untuk Berjaga

Saat musim kemarau mungkin tidak perlu membawa jas hujan biar tidak terlalu membebani barang bawaan, tetapi saat musim hujan seperti saat ini, alangkah baiknya membawa jas hujan. Agar selama perjalanan Anda lebih aman dan tidak harus berbasah-basahan dengan hujan.

anak kecil di waerebo
Source : indonesia.travel

Membawa Senter

Selama perjalanan mungkin senter dan baterai cadangan tidak terlalu penting, apalagi bagi Anda yang mulai pendakian saat pagi hari atau ketika matahari terbit. Membawa senter dan baterai cadangan, jika sewaktu-waktu kabut menyelimuti pegunungan sehingga menyulitkan Anda melihat rute menuju Kampung Wae Rebo. Senter juga berguna ketika malam hari sesampai di Kampung Wae Rebo terutama saat Pukul 22.00 karena pada pukul tersebut listrik dipadamkan untuk penghematan.

BACA JUGA : Ke Taka Makassar Yuk, Simak Tipsnya disini

Pakai Sepatu Yang Nyaman

Memakai sepatu sebagai pengaman kaki sangat diperlukan untuk mengamankan kaki Anda agar terhindar dari segala resiko yang membahayakan. Berbeda dengan Anda yang tidak suka memakai sepatu, tidak mengapa memakai sandal tetapi diutamakan sandal gunung biar tidak lepas selama perjalanan.

Bawa Makanan, Minuman & Alat Mandi

Barang yang tidak boleh Anda lupa yakni membawa cemilan dan minuman karena di Kampung Wae Rebo tidak ada cemilan. Bagi Anda yang suka cemilan jangan lupa membawanya, jika bisa bawa dalam jumlah banyak dapat dibagikan ke Penduduk sekitar yang tinggal terutama anak-anak. Persediaan air bersih juga tidak terlalu banyak sehingga bawalah minuman secukupnya untuk diri dan kerabat Anda.

melihat desa wae rebo
Source : indonesia.travel

Bawa Uang Secukupnya

Jangan lupa uang tunai harus dibawa karena di Kampung ini jauh dari ATM sehingga jika Anda tidak ada uang tunai maka bersiaplah untuk meminjam uang tunai ke teman Anda. Perlunya membawa uang tunai ke tempat ini untuk membeli oleh – oleh khas Kampung Wae Rebo serta dan membayar tempat penginapan sebesar Rp. 350.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk makan malam dan sarapan pagi dengan suguhan awal kopi atau teh hangat dan dilanjutkan dengan makan nasi, ayam, dan sayur kemudian sebagai pencuci mulut disuguhkan dengan buah pisang.

BACA JUGA : Informasi, Tips dan Waktu Terbaik ke Pulau Kanawa

Sebelum memasuki perkampungan, tamu harus singgah di pos terakhir. Di sana, perwakilan rombongan diminta membunyikan kentongan sebagai tanda tamu tiba. Dari pos tersebut terlihat jelas tujuh rumah adat berbentuk kerucut. Sebelum beraktivitas di kampung, perwakilan pengunjung harus mengikuti upacara Wae lu’u terlebih dulu.

Upacara sekitar lima menit tersebut digelar di rumah utama yang dinamakan Niang Gendang. Rumah adat yang paling besar itu merupakan tempat tinggal ketua adat. Maksud upacara itu untuk memohon ijin dan penghormatan kepada para leluhur Wae Rebo. Dari tujuh rumah adat, hanya dua rumah yang disediakan untuk menginap para tamu.

Mulai di Pagi Hari

Tidak hanya mendaki gunung dengan ketinggian lebih dari 3.000 meter dari permukaan laut harus datang lebih awal tetapi menuju ke Kampung Wae Rebo juga perlu datang lebih awal atau pagi hari. Untuk mendaki ke Kampung Wae Rebo dengan ketinggian 1.100 meter dari permukaan laut Anda perlu datang pagi hari biar tidak ketinggalan rombongan Wisatawan yang mendaki. Biasanya satu hari sebelum keberangkatan Wisatawan akan disuruh istirahat terlebih dahulu agar ada tenaga untuk mendaki ke Kampung Wae Rebo dan biar Wisatawan tidak ketinggalan rombongan pendakian yang lain terutama Wisatawan yang datang sendiri atau hanya berdua.

mbaru niang wae rebo
Source : indonesia.travel

Tak sulit untuk jatuh cinta pada kampung ini. Pengunjung dapat merasakan keunikan budaya, adat istiadat, keramahan warganya serta kearifan lokal yang masih terasa kental di kampung ini.

BACA JUGA : Tempat Wajib Didatangi Ketika di Labuan Bajo

Gimana, tertarik untuk mengunjungi Wae Rebo? Sebelum berkunjung, pastikan fisik Sobat Pesona dalam kondisi fit karena untuk menuju ke sana kamu harus mendaki gunung dengan jarak tempuh 3,18 kilometer, disarankan juga membawa peralatan mandi, jaket, dan camilan.

Pulau Kalong Labuan Bajo, Informasi, Tips dan Waktu Terbaik

0
pulau kalong labuan bajo

Pulau Kalong Labuan Bajo. Pulau di kawasan Taman Nasional Komodo memiliki karakterisitik berbeda-beda sehingga taman Nasional Komodo kaya dengan anek ragam flora dan fauna. Salah satunya Pulau Kalong.

Pulau Kalong Labuhan Bajo sesuai dengan namanya merupakan pulau yang di kelilingi hutan bakau tempat ribuan Kalong bersarang. Pulau kecil yang memiliki luas sekitar 5 hektare ini sebagian wilayahnya dipenuhi dengan hutan mangrove yang didalamnya menjadi tempat tinggal para kelelawar saat siang hari.

BACA JUGA : Tips Info & Waktu Terbaik ke Pulau Padar

Kalong-kalong tersebut akan menyapa Kamu saat senja, beterbangan sambil menemanimu menikmati keindahan sunset Pulau Kalong. Namun Kamu juga harus tetap waspada, karena selain Kalong terdapat pula ular Piton sebagai puncak dari rantai makanan. Pastikan untuk tetap waspada dan utamakan keselamatan.

Berikut kami informasikan informasi, tips dan waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Kalong di Labuan Bajo.

Lokasi Pulau Kalong

Lokasi pulau Kalong Labuhan Bajo terletak di antara deretan pulau-pulau kecil dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Tepatnya diantara Pulau Rinca dan Pulau Papagarang.

Pulau tak berpenghuni ini menjadi salah satu atraksi yang mulai mencuri perhatian wisatawan lantaran memiliki pemandangan matahari terbenam salah satu yang paling indah di Taman Nasional Komodo.

Cara Menuju Pulau Kalong

Apabila anda berangkat menggunakan pesawat, dapat turun di bandara terdekat atau disarankan turun di Denpasar (sekaligus mampir ke Pantai Sanur dan Kuta).

Dari Bali baru kemudian naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur. Sesampai di sana, naik bis umum ke pelabuhan Labuan Bajo lalu dilanjut dengan speedboat atau kano menuju pulau kalong sejuah 8 km atau memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan air.

BACA JUGA : Fakta Unik di Pulau Komodo

Untuk menuju Pulau Kalong, Kamu bisa menyewa speedboat dari Labuan Bajo yang membutuhkan waktu sekitar 30-50 menit. Semua pulau yang ada di kawasan Taman Nasional berlokasi di lautan sehingga transportasi laut merupakan jenis transportasi utama.

Sunset Pulau KalongKemudian trip dari pelabuhan Rinca akan di lanjutkan ke Pulau Kalong yang membutuhkan waktu sekitar 40 menit. Sehingga jika di kalkulasikan dari Pelabuhan Labuhan Bajo menuju Pulau Kalong membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

Perhitungan ini jika kamu ingin berkunjung ke Pulau Rinca terdahulu baru sebelum ke Pulau Kalong, namun jika langsung ke Pulau Kalong jarak tempuhnya sekitar 1 jam 30 menit saja.

Aktifitas Menarik di Pulau Kalong

Pulau Kalong sendiri termasuk pulau yang unik di mana pulau ini di kelilingi oleh hutan bakau sehingga hutan bagian dalam terlindung dari manusia.

Pengunjung yang tiba di Pulau Kalong bisa melihat dari pinggiran hutan bakau ribuan kelelawar yang bergantungan dan terkadang seperti pohon berbuah kelelawar.

kalelawar pulau kalongSore hari pada saat matahari terbenam traveler akan melihat sebuah pemandangan yang sangat menakjubkan.

BACA JUGA : Informasi ke Pulau Rinca Ada disini 

Bermula dari beberapa kelelawar yang berputar-putar kemudian terbang keluar pulau yang di ikuti ribuan kelelawar lainnya.

Pemandangan unik dan indah hanya bisa di lihat di Pulau Kalong, namun traveler hanya bisa mengabadikannya dari atas boat.

Harga Tiket Masuk ke Pulau Kalong

Sebenarnya tidak ada biaya khusus untuk mengunjungi Pulau Kalong Labuan Bajo. Anda hanya perlu menyiapkan biaya untuk menyewa kapal atau perahu guna mengunjungi pulau ini. Biasanya, biayanya cukup mahal bahkan mencapai jutaan rupiah.

Pulau Kalong FloresLantas gimana caranya ya biar nggak mahal? Kamu bisa mencari paket wisata yang ditawarkan oleh sejumlah agen travel dan trip di Labuan Bajo.

Waktu Terbaik ke Pulau Kalong

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Kalong adalah sore hari agar Anda bisa menyaksikan kelelawar sekaligus menikmati keindahan panorama matahari terbenam di sana. Usahakan datang di atas jam 4 sore hingga pukul setengah 7 petang ya beb.

BACA JUGA : Informasi, Tips dan Waktu Terbaik ke Pulau Kanawa

Siang hari tidak direkomendasikan sebagai waktu kunjungan ke pulau ini karena para kelelawar sudah kembali ke peraduannya dan Anda tak bisa menyaksikan kelelawar terbang di langit. Sayang sekali kan?

Tips ke Pulau Kalong

Banyak traveler yang ingin melihat dari dekat hingga bermaksud masuk ke pulau ini, namun hal ini tidak di sarankan. Berikut beberapa tips sebelum kamu ke Pulau Kalong.

Jangan Mendekat ke Pulau

Hamparan hutan bakau di sekeliling pulau yang di huni oleh ular pemangsa kelelawar membuat pulau ini tak pernah di jamah manusia. Banyak ular piton berukuran besar sebagai puncak rantai makanan disini. Kondisi inilah yang membuat Pulau Kalong tetap lestari dan aman dari pemburu yang akan merusak ekosistem pulau.

kalelawar di pulau kalong

Olahraga Air

Selain menikmati senja, kamu juga dapat melakukan aktifitas lainnya disini. Snorkeling dan diving adalah alasan mengapa wisata ini dikunjungi bukan hanya karena penampakan ribuan kalong saja. Yang paling dicari oleh para pecinta adrenalin sembari bermain dengan para manta dan ekosistem lain di air. Pengelola wisata di dekat pelabuhan tentu telah menyediakan sewa masker, fin, pelampung, tabung gas hingga pakaian menyelam dan renang.

Siapkan Kamera

Biasanya Kalong atau Kalelawar akan mulai keluar dari sarangnya sekitar pukul 16.30 waktu setempat sampai matahari terbenam. Jadi persiapkan gadget atau kamera kamu ya untuk mengabadikan moment ini beb.

BACA JUGA : 10 Tempat Terbaik di Taman Nasional Komodo

Nah gimana, udah siapkan untuk ke Pulau Kalong di Labuan Bajo? Tunggu apa lagi. 🙂

 

Gili Lawa Labuan Bajo, Informasi, Tips & Aktivitas Seputar Gili Lawa

0
gili lawa labuan bajo dikenal dengan gili laba

Gili Lawa Labuan Bajo. Gili Lawa yang juga terkenal dengan nama lainnya yaitu Gili Laba memiliki spot iconic. Di mana terdapat dua pulau yang ditengahnya terdapat perairan semacam selat yang diapit oleh dua buah pulau.

Pulau ini merupakan salah satu pilihan melihat Sunset terbaik di Labuan Bajo. Akan sangat sempurna jika anda mengajak pasangan orang terkasih maupun keluarga kesini. Pemandangan matahari terbenam di Senja hari memberikan kesan mengagumkan.

Pada tulisan ini, kamu akan menemukan segala informasi tentang Gili Lawa, sehingga kamu bisa lebih mengetahui apa saja yang perlu kamu siapkan. Disimak sampai habis ya beb.

Lokasi Gili Lawa

Wisata Gili Laba ini terletak di Gili Lawa Darat, Taman Nasiona Komodo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk mencapai lokasi wisata anda bisa mengambil arah dari Labuan Bajo. Anda bisa naik speedboat dengan waktu tempuh 4 jam untuk menuju lokasi wisata. Bagi yang berkunjung dari pulau Komodo hanya membutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam saja.

Gili Lawa merupakan salah satu destinasi wisata recommended saat anda berkunjung di Nusa Tenggara Timur. Lokasi wisata Gili Laba cukup dekat dengan kawasan Pulau Komodo. Biasanya perjalanan menuju lokasi Gili Laba menjadi salah satu rangkaian tujuan wisata dari Komodo Tour yang ingin berwisata ke beberapa lokasi.

Dari segi tampilan, tempat wisata ini sangatlah tenang dan memukau. Di musim yang panas dan langit yang cerah pemandangan indah pun disuguhkan seperti air biru, bukit hijau, semak-semak yang rimbun, pantai dangkal dan juga hembusan angin yang menenangkan pikiran.

Cara Menuju ke Gili Lawa

Untuk menuju Gili Lawa, kamu dapat menggunakan jasa agen travel di Labuan Bajo yang menjual beragam paket wisata sailing trip Komodo dengan harga yang variatif.

Namun dikarenakan letak Gili Lawa dari Pelabuhan Labuan Bajo yang cukup jauh ditempuh dalam 1 hari perjalanan pulang-pergi, hampir semua agen travel memasukkan destinasi Gili Lawa ke dalam paket tiga hari dua malam (3D2N).

savana di gili laba
Source L instagram@soehardiansyah_b_poetra

Gili Lawa memang sangat sayang untuk dilewati dalam 1 hari saja, oleh karena itu pilihlah paket wisata sailing yang 3 hari 2 malam agar Anda dapat menikmati matahari terbit dan terbenam di sana.

Waktu Terbaik Melihat Gili Lawa

Waktu terbaik untuk mengunjungi Gili Lawa Labuan Bajo adalah antara bulan April dan Juni ketika musim hujan baru saja selesai, dan puncak musim panas belum dimulai. Disini kamu akan meilhat rerumputan Gili Lawa berwana hijau.

BACA JUGA : Pulau Rinca, Informasi dan Waktu Terbaik ke Pulau Rinca

Namun jika kamu ingin melihat rerumputan berwarna menguning, waktu terbaik adalah antara bulan Juni hingga September.

Jika Kamu ingin sepenuhnya merasakan sesuai yang kamu sukai (rerumputan hijau atau menguning) yang ditawarkan di Gili Lawa, Kamu harus mengunjunginya selama waktu ini.

Aktifitas Menarik di Gili Lawa

Nah jika kamu sudah berada di Gili Lawa, Trekking merupakan aktivitas utama yang harus kamu lakukan apabila berkunjung ke Gili Lawa. Karena keindahan Gili Lawa akan sempurna rasanya apabila dilihat dari puncak bukitnya.

BACA JUGA : Gusung Indah dan Eksotik di Taka Makkasar

Trekking ke gili laba
Source : Instagram/@yoga.prtm

Sesampainya di puncak, segala rasa letih akan terbayar dengan suguhan pemandangan yang begitu menakjubkan. Bukit-bukit yang eksotis, hamparan rumput yang menguning, birunya langit dengan gradasi laut mulai dari biru muda hingga biru tua menjadi satu kombinasi lukisan keindahan Sang Maha Pencipta.

Jam Buka dan Harga Tiket Gili Lawa 

Tempat wisata ini buka setiap hari selama 24 jam termasuk pada hari minggu.

Adapun harga tiket masuk wisata adalah gratis. Namun untuk mencapai lokasi wisata anda membutuhkan akses transportasi yang bisa dibayar dengan harga terjangkau.

BACA JUGA : Mengenal Lebih Dekat Pulau Komodo di Labuan Bajo

Fasilitas Gili Laba 

Di lokasi wisata ini belum terdapat akomodasi yang memadai. Bagi anda yang ingin menginap ataupun bermalam maka anda bisa memilih salah satu tempat di Labuan Bajo.

Tips Sebelum Menunjungi Gili Lawa

Buat kamu yang ingin menunjungi Gili Lawa, berikut tips bermanfaat yang bisa kamu simpan.

Sepatu atau Sandal Trekking

Disarankan bagi kamu yang hendak trekking ke puncaknya untuk menggunakan sandal gunung ataupun sepatu trekking yang permukaannya tidak licin, sehingga mempermudah langkah untuk sampai ke puncaknya.

Sunrise di Gili Laba
Source : helloflores.com

Sunrise atau Sunset di Gili Lawa Labuan Bajo

Bagi penikmat matahari terbit dan terbenam, Gili Lawa juga merupaka spot terbaik untuk menikmati terbitnya matahari maupun terbenamnya matahari. Kamu dapat menikmati keindahan senja ataupun matahari terbit dari atas bukit sambil memutar musik kesukaan dan bercanda ria dengan teman seperjalanan.

BACA JUGA : Pulau Padar, Informasi Lengkap Sebelum Mengunjungi

Persiapkan Fisik Kamu

Sebaiknya, persiapkan fisik dan stamina kamu dalam kondisi fit ya beb. Dikarenakan waktu trekking yang diperlukan untuk sampai ke puncaknya yaitu sekitar setengah hingga 1 jam lamanya tergantung dengan stamina setiap orang.

Jalur pendakiannya pun cukup menguras tenaga, cukup terjal dan licin karena kontur tanah berpasir yang mulai gundul dikarenakan banyaknya orang yang melewati trek tersebut.

pemandangan dari atas puncak gili lawa
Sourcew : floresexotictours.id

Snorkling di Gili Lawa

Tak hanya aktivitas trekking saja, bagi yang tak ingin bersusah payah menaiki perbukitan juga dapat menikmati keindahan Gili Lawa dengan mencoba aktivitas air seperti berenang, snorkeling ataupun diving.

Gili Lawa juga menyuguhkan keindahan bawah lautnya yaitu terumbu karang dan biota lautnya yang mampu menghipnotis para pecinta bawah laut. Jangan sampai lewatkan Gili Lawa apabila Anda berencana untuk melakukan perjalanan sailing Kepulauan Komodo. Puncak Gili Lawa sudah menanti Anda dengan sejuta pesona keindahannya!

BACA JUGA : 10 Destinasi Wajib di Labuan Bajo

Bawa Air Mineral Sebelum ke Gili Lawa

Bawa secukupnya air mineral ya beb, dikarenakan tidak ada fasilitas penunjang untuk kamu sekedar membeli minuman disini. Tapi selalu ingat, bawa kembali sampah kamu ya beb, jangan sampai Pulau yang indahnya kebangetan ini jadi kotor dan tidak enak dipandang.

Nah jadi gimana, kapan kamu mengunjungi Gili Lawa Labuan Bajo nih beb?

 

 

Pantai Pink Labuan Bajo, Lokasi, Rute & Aktifitas Yang Dapat Kamu Lakukan

0
pantai pink labuan bajo pink beach

Pantai Pink Labuan Bajo. Kalo Kamu lagi mencoba mencari “pantai pink” di Indonesia di pencarian Google, maka tidak diragukan lagi Kamu akan akan menemukan Pink Beach Komodo yang terkenal  disana! Kontras antara pasir merah muda, air biru tosca, dan perbukitan hijau jarang ditemukan dengan hanya sedikit pantai merah muda di planet ini.

Pantai ini sempurna untuk penyelam, pecinta snorkeling, dan penggemar pantai, Pink Beach Pulau Komodo harus dikunjungi jika Kamu ingin keluar jalur dan menjelajahi sisi Timur Indonesia.

Panduan lengkap mengunjungi Pantai Pink Pulau Komodo ini telah kami rangkum termasuk bagaimana menuju ke sini, berapa biayanya, dan apa yang diharapkan ketika Kamu tiba.

Lokasi Pantai Pink

Pantai Pink di Indonesia ini terletak di Pulau Komodo yang merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo. Pulau ini berada di Indonesia Timur dengan kota utama terdekat adalah Labuan Bajo di Flores.

Lokasi tepatnya di Desa Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

Penyebab Pantai Berwana Pink

Pasti kamu bingung kenapa pasir di pantai ini berwarna pink atau merah mudakan. Nah, warna pink pada pasirnya sendiri berasal dari butir-butir asli warna putih pasir, bercampur dengan terumbu karang berwarna merah yang sudah mati bernama Foraminifera atau Foram.

Foraminifera atau Foram alasan pantai berwarna pink
Source : jonnymelon.com

Nah, meskipun foraminifera turut menjadi penyebab pasir berubah warna, namun cangkang kerang juga memengaruhi perubahan warna tersebut.

BACA JUGA : Mirip Dengan Nama di Lombok, Ini Pulau Kanawa di Labuan Bajo

Cangkang kerang berwarna pink tersebut lantas terpecah menjadi butiran yang lebih kecil akibat gulungan ombak, kemudian terbawa oleh ombak di pesisir pantai dan bercampur dengan pasir putih dari bebatuan kapur.

Hal ini membuat warna pasir pantai menjadi merah muda. Terlepas dari penyebabnya tersebut, kepopulerannya sudah dikenal hingga ke mancanegara.

Cara Menuju Ke Pantai Pink

Ada dua rute perjalanan yang bisa Kamu pilih agar dapat sampai ke pink beach Labuan Bajo yakni:

  • Jalur darat: Kamu bisa menumpang kapal dari Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali, ke Dermaga Loh Liang, Pulau Komodo.
  • Jalur udara: Nah kalo jalur udara dengan menaiki pesawat tujuan Denpasar-Labuan Bajo dengan lama waktu perjalanan kurang lebih 30 menit. Dilanjutkan dengan perjalanan ke Dermaga Loh Liang, Pulau Komodo selanjutnya naik speed boat ke pink beach.

Jika kamu ikut paket wisata dari travel agent, biasanya paket wisata kamu sudah termasuk kunjungan ke beberapa lokasi, termasuk pink beach. Ke Pink beach sendiri bisa ditempuh 30 menit menggunakan kapal atau 4 jam trekking melalui tebing karang dan hutan bakau.

Mungkin akan lebih lama, akan tetapi panorama yang bisa kamu nikmati lebih indah.

Waktu Terbaik ke Pantai Pink

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pantai Pink Pulau Komodo adalah antara bulan April dan Juni ketika musim hujan baru saja selesai, dan puncak musim panas belum dimulai.

Jika Kamu ingin sepenuhnya merasakan semua yang ditawarkan di Taman Nasional Komodo, Kamu harus mengunjunginya selama waktu ini.

BACA JUGA : Pulau Padar, Pulau Tempat Kamu Melihat Surga Kecil di Dunia

Meskipun Taman Nasional Komodo buka 365 hari setahun, sebagai akibat dari hujan lebat yang dapat turun, terutama pada bulan Januari dan Februari, tur dapat dibatalkan karena faktor cuaca. Untuk menghindarinya, jangan memesan perjalanan Komodo Kamu selama bulan-bulan tersebut. Karena gelombang laut membuat kapal ataupun speedboat dilarang berlayar oleh syahbandar.

Aktifitas di Pantai Pink Labuan Bajo

Selain bermain-main di Pantai Pink, Labuan Bajo, aktivitas favorit lainnya adalah melakukan snorkeling dan diving. Berbagai jenis terumbu karang dan ragam ikan yang indah, bisa kamu nikmati di taman bawah lautnya.

Jika kamu ingin mengelilingi pulau-pulau kecil, bisa menyewa kapal nelayan yang akan membawamu mengelilinginya. Siapkan gadget atau kamera kamu dan jangan lupa abadikan sebanyak-banyaknya yes beb.

BACA JUGA : Perbedaan Pulau Rinca Dengan Pulau Komodo

Pantai merah muda yang menakjubkan di Indonesia ini bukan satu-satunya alasan untuk dikunjungi. Pulau Komodo juga dikenal sebagai salah satu dari 10 tempat snorkeling terbaik di dunia.

aktivitas di pink beach
Source : Anaz Siantar via beautified.co.id

Terumbu karang dan ekosistem laut tidak tergantikan dan khusus untuk bagian dunia ini. Pecinta air dapat berharap untuk memiliki pengalaman yang luar biasa.

Berenanglah bersama kawanan ikan, kura-kura, pari manta, dan masuklah ke dalam dan di antara taman bawah laut dari karang yang tumbuh subur di perairan biru kristal ini.

Harga & Tiket Masuk

Untuk harga menuju ke Pantai Pink sangat beragam, kamu bisa naik private boat seharga Rp 900 ribu – Rp 1,5 juta satu kapal pulang-pergi, ataupun public boat seharga Rp30 ribu – Rp 40 ribu/ orang untuk sekali jalan.

Sedangkan untuk tiket masuknya, hanya Rp10 ribu untuk wisatawan lokal dan Rp50 ribu untuk wisatawan mancanegara.

Tips & Informasi ke Pink Beach Labuan Bajo

Pantai Komodo Pink juga memiliki akses ke beberapa pendakian dan jalan setapak yang indah yang akan membawa Kamu ke beberapa pemandangan pulau yang indah.

BACA JUGA : Pulau Komodo, Yuk Kenal Lebih Dekat Dengan Komodo Disini

Penting untuk dicatat bahwa di Pantai Pink Pulau Komodo tidak ada warung, restoran, atau toilet. Namun terkadang, ada pedagang di sepanjang garis pantai tempat Kamu dapat membeli beberapa makanan ringan dan minuman.

berjemur di pantai merah muda labuan bajo
Source : Cindy Karmoko via beautified.co.id

Jika Kamu memiliki persyaratan diet, maka disarankan untuk membawa makanan dan minuman Kamu sendiri.

Ringkasan

Pantai Komodo Pink adalah salah satu tujuan paling unik di Indonesia dan memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada mereka yang menyukai menyelam, snorkeling, hiking atau satwa liar.

Seperti yang disebutkan sebelumnya, pantai merah muda di Indonesia ini mudah diakses dari kota terdekat Labuan Bajo dan terdapat berbagai pilihan wisata. Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak berkunjung.

Pantainya luar biasa menawan dan membuktikan bahwa Pulau Komodo memiliki lebih banyak hal untuk ditawarkan selain komodo. Pantai Pink dan seluruh wilayah Indonesia ini benar-benar menakjubkan dan menunggu untuk dijelajahi!

BACA JUGA : 10 Tempat Wisata di Labuan Bajo Ini Wajib Kamu Datangi

Buktikan sendiri beb keindahan Pantai Pink di Labuan Bajo ini, dijamin kamu bakalan ga mau pulang deh. 🙂

 

 

Taka Makassar Labuan Bajo, Harta Karun di Taman Nasional Komodo

0
taka makassar labuan bajo

Pulau Taka Makassar Labuan Bajo adalah harta karun kecil yang terletak di dalam Taman Nasional Komodo di Flores, Indonesia.

Juga dikenal sebagai ‘gusung’ atau ‘pasir timbul’, pulau ini lebih kecil dari lapangan sepak bola. Gundukan pasir merah muda berbentuk bulan sabit dikelilingi oleh perairan dangkal yang terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan!

Jika kamu suka keindahan bawah laut, ini akan menjadi surga menyelam terutama karena ini adalah terumbu terpanjang di taman nasional. Disekitar Taka Makassar terdapat tempat dimana kamu akan melihat ikan pari manta.

BACA JUGA : Destinasi Wajib Di Labuan Bajo Ini, Jangan Sampai Kelewat Beb

Di bawah ini, kami telah mengumpulkan informasi yang paling penting sehingga Kamu akan mendapatkan hasil maksimal dari kunjungan Kamuke pulau yang mempesona ini.

Dimana Pulau Taka Makassar

Pulau Taka Makassar adalah sebuah pulau kecil yang terletak di tengah laut dekat Labuan Bajo di Flores, Indonesia.

Kamu akan menemukan lokasi di timur laut Pulau Komodo dan dekat dengan Manta Point. Karena bentuk dan ukuran bulan sabitnya yang tidak biasa, Kamu dijamin akan terpesona oleh keindahannya saat tiba.

Cara Menuju ke Taka Makassar

Untuk sampai ke Taka Makassar, Kamu harus terlebih dahulu ke Labuan Bajo sebagai titik keberangkatan. Labuan Bajo adalah kota wisata kecil di Pulau Flores, selatan Sulawesi.

Ada beberapa penerbangan dari semua bandara besar di seluruh Indonesia termasuk Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan bandara Kupang.

BACA JUGA : Bukan Pulau Kelor di Jakarta, Ini Bedanya Dengan Pulau Kelor di Labuan Bajo.

Karena memiliki perairan dangkal, kapal besar tidak memungkinkan mendekat. Jika ingin lebih dekat, Kamu bisa naik perahu kecil menuju gundukan pasir.

Gusung Taka Makassar
Source : floresxp.com

Harap diingat bahwa mulai tahun 2020, beberapa aturan baru berlaku saat mengunjungi Taman Nasional Komodo.

Setiap wisatawan dan kapal wajib mendaftar dan mendapatkan slot masuk sebelum mengunjungi Pulau Taka Makassar. Hanya diperbolehkan maksimal 30 perahu per hari.

Jika Kamu berencana untuk kesini, kami sarankan Kamu untuk memesan terlebih dahulu karena ini adalah lokasi yang cukup populer. Kami bisa melakukan pemesanan melalui situs Open Trip ID sebagai situs pemesanan paket wisata.

Waktu Terbaik 

Waktu terbaik untuk mengunjungi pulau ini adalah antara bulan April dan September. Pada rentang bulan ini biasanya adalah saat kondisi cuaca terbaik.

Antara bulan Juli dan Agustus bisanya musim panas. Juga pada rentang bulan ini, banyak dikunjungi wisatawan. Jadi apabila kamu ingin memiliki waktu damai tanpa banyak orang, cobalah untuk menghindari bulan-bulan ini.

BACA JUGA : Pulau Rinca, Savana Indah Tempat Melihat Komodo 

Selanjutnya, untuk dapat pengalaman terbaik ketika, adalah mengunjungi pulau saat air surut. Pulau ini tenggelam di bawah air saat air pasang, sehingga gundukan pasir hanya dapat diakses saat air laut surut.

Aktifitas 

Untuk aktifitas yang dapat kamu lakukan di Pulau Taka Makassar antara lain, snorkling, diving dan bermain di pasir putih yang halus ketika air sedang surut.

Aktifitas di Taka makassar

Source : jonnymelon.com

Pulau berbentuk bulan sabit dengan pantai yang masih asli menjadikannya tempat yang sangat unik untuk dikunjungi. Airnya yang dangkal dan jernih sangat cocok untuk menyelam dengan pemandangan yang luar biasa dan indah.

Manta Point

Pulau Taka Makassar ini adalah salah satu tempat terbaik di Indonesia untuk melihat pari manta dalam jumlah besar sepanjang tahun. Perjalanan kamu tidak akan lengkap tanpa bertemu dengan ikan fenomenal ini di sekitar Taka Makassar.

BACA JUGA : Pulau Komodo, Pulau Penduduk Hidup Bersama Komodo

Reef Manta adalah yang paling umum ditemukan. Untuk kamu yang sudah memiliki lisensi diving, kami sarankan menyelam sekitar sepuluh meter untuk mencapai dasar berpasir. Kamu mungkin akan menemukan banyak pari manta berenang mencari makan berburu plankton.

bertemu manta di taka makassar
Source : jonnymelon.com

Tips untuk dapat berenang dekat dengan ikan pari manta adalah dengan memberi waktu untuk mereka menyesuaikan diri dengan kehadiran Kamu, sehingga mereka akan segera berenang mendekat dengan sendirinya.

Kamu tidak akan kecewa dengan harapan untuk melihat makhluk laut keren lainnya. Biasanya kamu mungkin menemukan pari elang, hiu, sotong, kerang besar, berbagai spons, dan beberapa kura-kura lucu.

Daerah perairan dangkal memiliki arus yang kuat jadi berhati-hatilah saat menyelam atau snorkeling di Taka Makassar.

BACA JUGA : Pulau Padar, Informasi dan Tips Terbaik Sebelum Kesini

Nah jika kamu suka, jangan lupa untuk ke Pulau Taka Makassar di Labuan Bajo yang memang sangat indah sehingga kamu wajib untuk kesini ya beb.

Pulau Rinca Labuan Bajo, Yuk Mengenal dan Lihat Lebih Dekat Komodo disini!

1
pulau rinca, tempat melihat komodo

Pulau Rinca Labuan Bajo. Pulau Rinca adalah salah satu pulau yang berada di Nusa Tenggara Timur. Letaknya di sebelah barat Flores dipisahkan dengan Selat Molo. Pulau yang termasuk ke dalam Taman Nasional Komodo ini dihuni oleh lebih dari 2.000 ekor komodo.

Pada tulisan ini kami akan membahas segala hal yang terkait dengan Pulau Rinca, sehingga kamu bisa lebih mengenal Pulau ini. Simak terus sampe habis ya beb :).

Lokasi Pulau Rinca

Pulau Rinca merupakan salah satu jajaran pulau di Flores barat yang menjadi habitat asli dari binatang purbakala Komodo.

Kamu bisa mengunjungi Pulau Rinca dengan waktu 2 jam dari Labuan Bajo. Perjalanan tentu saja harus dilakukan dengan menggunakan perahu atau sewa kapal harian di labuan bajo.

Selain menjadi habitat asli komodo, satwa lain seperti babi hutan dan kerbau juga ada disini.

Cara Menuju ke Pulau Rinca

Untuk menuju ke pulau Rinca, kamu dapat menyewa kapal ataupun jasa travel agent. Membutuhkan waktu kurang lebih selama 2 jam dengan jalur laut, kamu akan berlabuh di dermaga Loh Buaya.

Ranger di Pulau Rinca
Source : Zulaikha via havehalalwilltravel.com

Kamu bisa membeli tiket masuk di pos penjagaan. Selama kamu menelusuri Pulau Rinca kamu akan ditemani oleh soerang “ranger” yang juga melindungi kamu dari komodo yang mungkin ditemui selama perjalanan.

Ada Apa Sih di Pulau Rinca

Mungkin banyak dari kamu yang masih belum tau ada apa aja sih di Pulau Rinca? Kami rangkum khusus buat kamu ya beb.

Rumah Hewan Purbakala Komodo

Komodo atau yang juga disebut dengan kadal raksasa purba juga hidup di pulau ini. Hal ini karena jarak Pulau Rinca dengan Pulau Komodo yang berdekatan. Disini kamu dapat menyaksikan habitat komodo secara langsung loh.

hewan purbakala komodo di pulau rinca
Source : havehalalwilltravel.com

Dengan “tongkat saktinya”, ranger akan memandu kamu selama perjalanan. Mereka selalu siap menghalau komodo “nakal” saat bertemu di perjalanan kamu.

Komodo hidup secara liar disini dan sangat berbahaya jika pengunjung tidak didampingi oleh ranger. Terlebih jika si komodo dalam keadaan lapar tentunya perilakunya akan menjadi buas.

Tetap waspada selama perjalanan menyusuri pulau ini ya, karena komodo sangat mudah dijumpai di kawasan ini. Hati-hati juga jangan sampai si komodo berhasil menggigit kamu, karena di dalam mulut si kadal raksasa purba ini mengandung bakteri mematikan.

Bakteri tersebut memiliki fungsi untuk melumpuhkan mangsanya. Tetaplah dalam pantauan ranger kamu demi keselamatan dalam perjalanan wisata kamu.

Savana Dengan Pemandangan Indah

Sebagian besar kawasan Pulau Rinca ini ditutupi oleh padang rumput berwarna coklat saat musim panas. Perpaduan pemandangan padang savana, bukit-bukit terjal dan juga lautan biru membuat kamu merasa sangat takjub dan terpukau seketika.

BACA JUGA : Pulau Kanawa, Ada Apa Sih Disini?

Pulau Dengan Pantai Pasir Putih

Pantai di Pulau Rinca ini memiliki pasir berwarna putih dan sangat lembut. Tentu saja pemandangan indah disini sangat lengkap membuat para pengunjungnya betah berlama-lama menikmati suasana di kawasan wisata ini.

Bukit Dengan Pemandangan Yang Indah

Pulau Rinca juga memiliki puncak bukit menjulang yang menyuguhkan pemandangan indah saat kamu sudah berada diatasnya. Kamu dapat melakukan pendakian menuju puncak bukit dengan trek yang lumayan mudah.

Trekking di Pulau Rinca

Saat kamu sudah tiba di atas bukit, kamu akan disuguhkan dengan pemandangan yang sangat menakjubkan. Berbagai perpaduan pemandangan alam yang menyatu akan membuat kamu merasa seakan berada di surga.

Bagi kamu yang melakukan pendakian di senja hari maka kamu akan menyaksikan pemandangan matahari terbenam yang memanjakan mata. View matahari terbenam di bukit ini tidak kalah indahnya seperti pemandangan sunset yang dinikmati dari kawasan pantai.

Aktifitas di Pulau Rinca

Pulau Rinca merupakan salah satu kawasan wisata yang tersedia di Nusa Tenggara Timur. Banyak sekali pemandangan indah yang disuguhkan di tempat wisata ini sehingga banyak pengunjung yang ramai berdatangan mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara.

Kegiatan yang biasanya dilakukan oleh wisatawan yang berkunjung kesini adalah trekking. Trekking adalah kegiatan menelusuri wilayah pulau untuk menjumpai keberadaan komodo sekaligus menjelajahi isi pulau.

BACA JUGA : Destinasi Wajib di Labuan Bajo Ini Jangan Sampe Kelewat

Rute yang ditawarkan saat trekking bervariasi mulai dari rute yang pendek, medium, hingga panjang. Setiap rute memiliki tantangan tersendiri baik bagi pengunjung maupun ranger yang memandu wisata.

Sepanjang penelusuran, pengunjung akan disuguhi pemandangan bukit dan hamparan laut biru disekitar pulau. Bukit akan berwarna kekuningan saat memasuki musim kemarau akibat dari rumput-rumput yang kering.

Walaupun area dari wisata ini tidak sebesar Pulau Komodo namun pengunjung masih dapat menjumpai komodo dalam jumlah yang cukup banyak.

Kegiatan lain yang dapat dilakukan saat bertandang kesini adalah penanaman bakau. Kegiatan ini termasuk salah satu bentuk penyelamatan lingkungan sekaligus memperbanyak jumlah populasi pohon bakau.

Pengunjung dapat menanam bakau yang dilabeli dengan nama diri untuk selanjutnya ditanam di area konservasi hutan bakau. Harga yang dikenakan untuk satu bibit mangrove adalah Rp150.000,00 per pohon.

Perbedaan Pulau Rinca dan Pulau Komodo

Lalu apa yang membedakan Pulau Rinca NTT dengan Pulau Komodo? Memang perbedaan dari kedua pualu ini tidak begitu signifikan.

Namun, jika dilihat lagi Pulau Komodo memiliki kawasan hutan yang lebih luas, sementara di Pulau Rinca lebih luas area padang rumput atau savana.

BACA JUGA : Pulau Komodo, Masyarakat Hidup Berdampingan Dengan Komodo

Biasanya dari banyak foto yang beredar berupa perjalanan di padang rumput dan berjumpa demgan komodo itu biasanya ada disini.

Rumput-rumput di sekitar bukit memang terlihat gersang dan jalanannya yang sedikit terjal. Oleh karena itu dibutuhkan fisik yang stabil agar dapat trekking di pulau indah ini.

Selain itu, komodo yang berada di pulau ini cenderung lebih aktif dan agresif daripada komodo yang berada di Pulau Komodo.

Hal ini disebabkan oleh cuaca di pulau ini yang cenderung panas sehingga menyebabkan populasi bahan makanan komodo sedikit. Hewan buruan komodo seperti rusa lebih jarang dijumpai pada kondisi tersebut.

Hal itulah yang menyebabkan komodo berperilaku lebih ganas serta ukuran tubuhnya lebih kecil daripada komodo yang hidup di Pulau Komodo.

Jadi, jika pengunjung ingin lebih banyak berfoto atau bertemu dengan komodo yang lebih besar, Pulau Komodo lebih tepat untuk dikunjungi.

Jarak dari Pulau Rinca dengan Pulau Komodo tidak begitu jauh untuk dijangkau. Pengunjung harus melalui dermaga Loh Buaya untuk memasuki pulau dan melewati dermaga Loh Liang untuk sampai ke Pulau Komodo.

Pemandangan langit yang menakjubkan saat pagi dan sore hari dapat disaksikan di puncak bukit yang ada disini.

BACA JUGA : Pulau Kelor Labuan Bajo, Pulau Cantik Nan Eksotik

Pemandangan lain yang mengiringi yaitu panorama pantai berwarna biru yang mengelilingi pulau. Tempat ini sangat bagus untuk mengabadikan foto. Adapula patung komodo dengan tinggi sekitar 3 meter sebagai monumen yang menjadi ciri khas pulau ini.

Sudah menjadi keharusan pengunjung untuk selalu mematuhi aturan yang ada di pulau tersebut agar terhindar dari serangan komodo.

Komodo liar yang berada di sekitar pulau ini sangat berbahaya dan agresif. Namun pengunjung tidak perlu khawatir selama tetap mengikuti aturan dan berada dalam pengawasan ranger yang mendampingi.

Fasilitas dan Tiket Masuk Pulau Rinca

Di Pulau ini, sudah terdapat fasilitas untuk menunjang wisatawan ketika mengunjungi Pulau Rinca. Disini terdapat homestay, toilet dan warung makan serta tempat oleh-oleh khas kerajinan tangan penduduk lokal.

Untuk harga tiket masuk ke Pulau Rinca, kamu harus membayar Rp 25.000/orang sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan hidup Komodo di Pulau ini.

Namun biaya tersebut belum termasuk biaya ranger yang kamu butuhkan untuk memandu wisata kamu selama menjelajahi pulau Rinca.

Tips dan Informasi Sebelum ke Pulau Rinca

Sebelum kamu kesini sebaiknya ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui. Beberapa benda yang mungkin dibutuhkan selama berkunjung ke pulau cantik ini yaitu :

Topi

Benda ini diperlukan untuk melindungi wajah Kamu dari sengatan matahari yang terik selama perjalanan menyusuri pulau.

Handuk

Kamu tentu memerlukan handuk untuk mengelap keringat jika sudah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Handuk lebih disarankan daripada penggunaan tisu yang dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan.

Sepatu Trekking

Sepatu jenis ini diperlukan karena medan yang sedikit terjal akan dilalui sepanjang perjalanan. Selain itu, sepatu ini juga dapat melindungi dari bahaya gigitan satwa liar.

Makanan ringan

Selama perjalanan di pulau ini Kamu pasti memerlukan asupan energi. Untuk mensiasatinya, Kamu dapat membawa sedikit makanan ringan dan minuman agar stamina tetap terjaga.

Hindari membawa makanan berbahan daging agar tidak menarik perhatian komodo yang mungkin dapat menyerang secara tiba-tiba.

BACA JUGA : Tips dan Info Sebelum Kamu ke Pulau Padar

Informasi mengenai Pulau Rinca NTT diatas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kamu yang bingung menentukan tempat wisata.

Pulau Komodo Labuan Bajo, Rumah Sang Naga Purbakala

2
Pulau Komodo Labuan Bajo

Pulau Komodo Labuan Bajo. Pulau Komodo menjadi rumah bagi kadal terbesar di dunia – komodo – yang dinamai menurut nama pulau tersebut. Ini adalah Situs Warisan Dunia UNESCO yang menawarkan pemandangan menakjubkan, satwa liar yang unik, dan pengalaman sekali seumur hidup.

Pulau Komodo merupakan salah satu dari 17.508 pulau di Indonesia. Namun karena keunikannya, Pulau Komodo dianggap sebagai salah satu dari 7 Keajaiban Alam Baru.

Komodo tidak diragukan lagi merupakan daya tarik utama pulau ini. Meskipun ada lebih banyak fitur yang membuat tujuan ini begitu istimewa. Dari fauna dan flora asli yang eksklusif hingga pantai pasir merah muda yang mempesona, ada banyak aktivitas untuk Kamu nikmati.

Komodo Dragon, Naga Purbakala IndonesiaAda juga tempat-tempat menakjubkan di dalam taman nasional untuk melakukan snorkeling dan menyelam yang memberi Kamu kesempatan untuk menjelajahi kehidupan laut Komodo. Dengan lebih dari beberapa pengalaman yang ditawarkan, tidak ada alasan untuk tidak berkunjung!

Dimana Pulau Komodo

Pulau Komodo adalah bagian dari kepulauan Indonesia yang terletak di Samudra Pasifik antara Labuan Bajo di pulau Flores dan pulau Lombok.

Terletak di Taman Nasional Komodo, pulau Komodo adalah pulau terbesar ketiga dari empat yang membentuk Taman Nasional, dengan luas permukaan 390 kilometer persegi dan sekitar 2.000 penduduk yang tinggal di pulau itu sendiri.

Bagaimana Cara ke Pulau Komodo

Pertama, Kamu harus pergi ke kota utama Labuan Bajo, Flores. Ada beberapa penerbangan dari semua bandara besar di seluruh Indonesia termasuk Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan bandara Kupang.

BACA JUGA : Pulau Kelor, Pulau Indah di Labuan Bajo  

Di Labuan Bajo, Kamu akan menemukan banyak sekali penawaran akomodasi yang sesuai dengan selera dan kantong setiap orang. Ini adalah tempat yang bagus untuk tinggal sebelum dan sesudah petualangan Kamu di sekitar taman nasional.

Taman Nasional KomodoSetelah Kamu mendarat dengan selamat di Labuan Bajo, Kamu akan membutuhkan perahu untuk keluar ke pulau-pulau tersebut, dan perjalanan dari Labuan ke Komodo memakan waktu sekitar 2-3 jam.

Waktu Terbaik ke Pulau Komodo

Kapan sih waktu terbaik kesini?. Sebaiknya Kamu berkunjung saat musim kemarau yaitu antara bulan April dan Desember.

Taman Nasional Komodo buka 365 hari setahun. Tapi apabila hujan lebat, terutama pada bulan Januari dan Februari, tur dapat dibatalkan. Untuk menghindarinya, jangan memesan perjalanan Komodo Kamu selama bulan-bulan tersebut.

melihat komodo dengan trekking
Source : jonnymelon.com

Antara bulan April dan Juni, pulau Komodo ditutupi dengan lanskap hijau yang menjadikannya waktu yang tepat untuk mengambil beberapa gambar yang indah.

Antara bulan Juli dan Agustus, cuaca masih dapat diterima, tetapi perlu diketahui bahwa Kamu mungkin menemukan pulau itu penuh dengan turis, dan karenanya lebih sulit untuk mengalami alam dan kesederhanaan Komodo.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Komodo Indonesia adalah antara bulan September dan November karena beberapa alasan seperti cuaca yang baik dan suasana yang damai.

Harga Tiket Masuk Pulau Komodo

Berdasarkan informasi dari Instagram resmi, kami informasikan harga tiket masuk warga negara asing Rp 150.000 (Senin-Sabtu) & 225.000 (Minggu & Hari Libur Nasional). Harga tiket masuk warga negara Indonesia Rp 5.000 (Senin-Sabtu) & Rp 7.500 (Minggu & Hari Libur Nasional).

Pulau Padar Labuan Bajo, tiket masuk pulau padar dan taman nasional komodo
Source : kataomed.com

Selain tiket masuk, ada juga biaya untuk aktifitas berwisata di Taman Nasional Komodo. Untuk trekking dikenakan biaya Rp 5.000, Snorkling Rp 15.000, Melihat Satwa Liar Rp 10.000. Ada juga biaya aktifitas wisata lainnya seperti Diving Rp 25.000, Memancing (Rp 25.000) dan keperluan fotografi (Rp 250.000)

Harga di atas adalah harga untuk per orang dalam 1 hari untuk setiap lokasi ya beb.

Fakta Tentang Pulau Komodo 

Salah satu fakta utama tentang komodo yang masih belum diketahui sebagian orang, sebenarnya bukan komodo melainkan kadal raksasa yang bisa tumbuh hingga tiga meter.

Seperti namanya, komodo di Indonesia merupakan hewan endemik Taman Nasional Komodo. Itu berarti mereka tidak ada di tempat lain di dunia, jadi jika Kamu suka melihat makhluk besar yang menakjubkan ini, ini adalah satu-satunya tempat di bumi untuk melakukannya.

komodo dragon, hewan langka eksotik Indonesia
Source : jonnymelon.com

Fakta menarik lainnya adalah bahwa ekor komodo berukuran sama dengan tubuhnya, dan mereka menggunakan dongengnya untuk menyerang hewan lain.

BACA JUGA : Pulau Kanawa Labuan Bajo, Intip Ada Apa Aja disini!

Kadal raksasa ini juga bisa berenang! Mereka bukan hanya raja di darat, tetapi juga raja di air. Percaya atau tidak, komodo bisa berenang di antara lima pulau tempat tinggal mereka, yang jaraknya bermil-mil jauhnya.

Fakta aneh tentang komodo adalah ditemukannya bukti fosil di Australia yang menunjukkan bahwa komodo berasal dari Australia, empat juta tahun yang lalu.

Komodo tidak hanya kuat dan mampu membunuh manusia dengan dongeng atau gigitannya, tetapi juga berbisa. Beberapa ilmuwan membela bahwa Komodo memiliki bakteri di lidah mereka yang dapat membunuh manusia dalam hitungan jam, namun, yang lain percaya bahwa racunnya terbuat dari protein yang mirip dengan racun ular.

BACA JUGA : Bujet ke Labuan Bajo? Cek disini Ya Biar Ga Kemahalan!

Meskipun gigitan Naga Komodo berbisa bagi hewan dan manusia lain, mereka tidak berbahaya bagi individu lain dari spesies yang sama.

Komodo adalah hewan karnivora dan mereka mampu memakan hingga 80 persen dari berat tubuhnya dalam sekali makan! Jangan main-main dengan orang-orang ini!

Aktifitas di Pulau Komodo

Jika Kamu bertujuan untuk menghabiskan satu hari, atau bahkan hanya beberapa jam di Pulau Komodo, ada berbagai tur berpemandu yang bisa memakan waktu satu jam hingga delapan jam. Titik awal rute terletak di dekat kantor tiket ketika Kamu tiba.

Ada jalur pendek yang cocok untuk semua pengunjung, jalur menengah di mana Kamu mungkin tidak hanya dapat melihat beberapa komodo tetapi juga hewan endemik lainnya seperti rusa timor.

wisatawan berkunjung melihat komodo
Source : jonnymelon.com

Jika Kamu menyukai jalur pendakian yang lebih panjang yang dapat memakan waktu hingga tiga jam, Kamu akan melewati beberapa tempat indah dan menemukan berbagai area tempat komodo menghabiskan waktu mereka.

BACA JUGA : Destinasi Wajib dikunjungi Saat di Labuan Bajo

Itu adalah wisata hiking paling populer, namun, ada pilihan lain yang lebih panjang bagi mereka yang ingin mengalami petualangan besar dan mengasyikkan.

Selama tur Komodo ini, pemandu berbahasa Inggris akan memberi tahu Kamu beberapa keingintahuan tentang komodo dan satwa liar lainnya di pulau itu, dan Kamu akan dapat melihat bagaimana komodo hidup di habitat aslinya dan bahkan dapat melihat beberapa sarang mereka. .

Di pintu keluar, Kamu akan menemukan toko suvenir. Kamu bisa membeli beberapa hadiah eksklusif sebagai oleh-oleh. Ada juga penjual makanan dan minuman di pintu keluar jika Kamu merasa sedikit haus dan lapar.

wisatawan bersama ranger di Pulau Komodo
Source : jonnymelon.com

BACA JUGA : Pulau Padar, Apa Aja Yang Bisa Kamu Lihat di Pulau Padar?

Jika Kamu memilih untuk mengunjungi pulau ini, Pasti deh bakalan ga nyesel banget. Begitulah aktifitas yang bisa kamu dapatkan ketika kamu berkunjung ke Pulau Komodo. Dari mengamati kadal terbesar di dunia, berenang, hingga bermain di pantai. Kamu akan sangat senang dengan kunjungan Kamu ke pemandangan yang luar biasa ini!

 

Pulau Kelor Labuan Bajo, Sekali Seumur Hidup Kamu Wajib Kesini!

3
pulau kelor labuan bajo

Pulau Kelor Labuan Bajo. Saat Kamu berkunjung ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur, jangan lupa juga untuk mengunjungi destinasi lainnya yang tak kalah menarik. Salah satu tempat yang direkomendasikan adalah Pulau Kelor Labuan Bajo yang memiliki panorama menakjubkan.

Pulau Kelor memiliki keindahan alam yang memanjakan mata, sehingga mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan indahnya. Karena disini, Kamu bisa menikmati keindahan gunung, pantai serta pemandangan bawah lautnya.

Baca sampai tuntas tulisan ini ya, sehingga kamu bisa tau sebelum kamu ke Pulau eksotik ini.

Lokasi Pulau Kelor

Pulau Kelor ini berlokasi di Kabupaten Manggarai, Flores Indonesia. Tepatnya berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan suasananya yang romanitis, tempat ini cocok sekali menjadi destinasi para traveler yang ingin menghabiskan waktu dengan pasangannya.

Tempat ini memiliki keindahan alam yang mempesona sehingga akan memanjakan mata Kamu. Disini bisa menikmati keindahan gunung, pantai serta pemandangan bawah lautnya.

Tempat ini juga tergolong masih sepi pengunjung sehingga Kamu dapat menikmatinya dengan tenang. Di sini, Kamu bisa menenangkan diri untuk merefresh pikiran yang jenuh dengan hiruk pikuk keramaian kota.

Cara Menuju Pulau Kelor

Untuk dapat menuju Pulau cantik nan eksotis ini hanya dibutuhkan waktu 30 menit menggunakan speedboat, sehingga cukup mudah untuk dapat melihat keindahan pulau ini secara langsung dengan mata.

Cara menuju pulau kelorDisini kamu bisa menyewa speedboat dengan wisatawan lain untuk menghemat bujet, tetapi jika ingin liburna privat sebaiknya menggunakan jasa tour agent yang banyak ditemukan di sekitaran pelabuhan atau dapat melalui Situs marketplace Open Trip ID yang sudah terpercaya dalam keamanan bertransaksi.

Tiket Masuk Pulau Kelor

Dari berbagai sumber yang kami coba peroleh, untuk masuk ke Pulau Kelor di Labuan Bajo ini tidak memerlukan tiket masuk retribusi. Setidaknya sampai tulisan ini kamu baca sekarang, untuk dapat melihat keindahan Pulau ini masih gratis lho beb.

Fasilitas Penginapan di Pulau Kelor

Pulau Kelor Labuan Bajo belum memiliki fasilitas apapun baik penginapan dan lainnya,  sehingga bagi Kamu yang ingin mengunjunginya persiapkan dengan baik apa saja yang dibutuhkan. Di tempat ini, Kamu hanya bisa mampir untuk menikmati indahnya pemandangan namun tidak bisa menginap karena tidak tersedia akomodasi yang memadai.

Aktifitas di Pulau Kelor

Nah sekarang kita akan membahas aktifitas apa aja yang bisa kamu lakuin di Pulau Kelor ini. Banyak aktifitas yang bisa kamu lakuin disini, berikut kami merangkumnya agar kamu bisa tau ya beb.

Trekking ke Bukit Pulau Kelor

Hamparan pasir putih yang lembut, ombak yang tenang dan panorama alam yang cantik bakal sayang banget kalau harus dilewatkan tanpa hunting foto. Kamu bisa foto selfie dengan latar pemandangan perbukitan, atau bisa juga mengambil latar suasana pantainya yang tenang.

Trekking di Pulau Kelor
Source : nizarnizar.com

Kalau Kamu bukan tipe orang yang suka foto selfie, maka cobalah untuk memotret lanskapnya yang nggak kalah keren dari Raja Ampat, Pulau Komodo, atau Pulau Padar. Makin keren kalau Kamu mau sedikit usaha dengan naik ke atas bukit. Dijamin hasil foto lanskap Kamu makin kece dan yahud.

BACA JUGA : Tempat Wisata Wajib di Labuan Bajo Yang Wajib Kamu Kunjungi!

Pulau Kelor ini emang masih sepi, dan masih jarang juga yang menjadikan salah satu destinasi di Labuan Bajo ini sebagai tujuan utama. Jadi hunting foto di sini pasti bakal lebih seru dan nggak banyak objek yang “bocor”.

Snorkling dan Berenang

Pulau Kelor Labuan Bajo selain dikenal dengan lanskapnya yang indah juga terkenal banget dengan keindahan bawah lautnya yang masih alami. Air laut yang jernih, tenang dan terumbu karang yang masih alami bakal menemani aktivitas snorkelingmu di sini.

Kalau Kamu lebih suka renang juga nggak masalah kok. Karena emang ombaknya tenang banget jadi cocok juga buat Kamu yang pengen sekadar renang santai di tepi pantai.

Saran : Ada baiknya Kamu bawa snorkel dan fin sendiri saat berencana snorkeling di Pulau Kelor Labuan Bajo ini. Karena nggak mungkin juga menyewa peralatan snorkeling di pulau sepi ini.

Diving, kenapa engga?

Selain cocok untuk aktivitas renang dan snorkeling, Pulau Kelor Labuan Bajo ini juga cocok banget buat free diving. Kamu bisa menyelam agak dalam tanpa kuatir terbawa arus yang deras.

BACA JUGA : Pulau Kelor, Pulau Ressort Cantik Bernuansa Alam

Kamu akan ditemani ikan warna-warni selama menyelam. Dan nggak ketinggalan juga pastinya terumbu yang cantik dan masih alami.

Saran : Lebih baik jangan menyelam terlalu dalam kalau Kamu belum expert dalam diving atau pun alat diving Kamu masih belum lengkap.

Tips ke Pulau Kelor

Ada beberapa tips dari kami sebelum kamu ke Pulau Kelor, sehingga kamu bisa lebih prepare lebih baik.

Waktu terbaik ke Pulau Kelor
Source : nizarnizar.com

Waktu Terbaik ke Pulau Kelor

Kapan waktu terbaik ke Pulau Kelor? Sebaiknya datang saat musim kemarau. Bila musim hujan, kemungkinan tidak bisa jalan-jalan menikmati pemandangan alamnya.

BACA JUGA : Mau ke Pulau Padar, Baca Dulu Tipsnya disini!

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah antara bulan April dan Juni dan dari September hingga November. Antara bulan April dan November, cuacanya menyenangkan dengan sedikit curah hujan dan suhu di luar secara umum panas.

Namun, bulan Juli dan Agustus adalah bulan terpanas dan paling ramai jadi jika Kamu ingin pengalaman damai tanpa banyak turis, cobalah untuk menghindari bulan-bulan ini.

Bawa Sendiri Alat Snorkling

Disini tidak ada penyewaan alat snorkling, jika tidak membawa alat snorkeling, kamu bisa menyewa di dekat dermaga sebelum kapal berangkat ke Pulau Kelor.

Pemandangan dari atas Pulau Kelor
Source : jonnymelon.com

Sepatu atau Sandal?

Dikarenaka pendakian ke puncak Pulau Kelor cukup terjal dan berpasir, gunakan sepatu anti slip untuk mempermudah trekking ke bukit yang cukup licin dan terjal. Bawalah pelindung kepala dan sunblock untuk melindungi kulit dari panas menyengat ya beb.

Bawa Air Mineral

Dikarenakan Pulau ini masih alami, bawalah makanan dan minuman sendiri karena tidak ada penjual minuman dan makanan sama sekali di Pulau Kelor. Dan selalu bawa kembali sampah kemasan yang sudah kamu bawa ya bbe. Jangan biarkan Pulau cantik ini menjadi kotor oleh sampah.

BACA JUGA : Hotel di Labuan Bajo ini mirip Santorini lho!

Persiapan Fisik

Bila Kamu ingin mencoba trekking ke bukit, persiapkan stamina Kamu. Pakailah sepatu dan pakaian yang nyaman sehingga perjalanan Kamu akan lebih menyenangkan. Pakailah sepatu khusus untuk naik gunung karena bukit ini cukup licin dan terjal.

Selamat datang di Pulau Kelor
Source : jonnymelon.com

Akhir dari tulisan ini kami berkesimpulan kalo Pulau Kelor sungguh wajib kamu datangi sekali seumur hidup kamu. Untuk pulau kecil, ada banyak hal yang bisa dilakukan! Baik bersantai di pantai sambil menikmati Vitamin D atau melakukan pendakian untuk melihat pemandangan yang memukau dari atas – ada sesuatu di sini untuk semua orang!

BACA JUGA : Mau ke Labuan Bajo, Baca Dulu Biaya Lengkapnya disini!

Saya harap Kamu menikmati membaca panduan ini dan jika Kamu memiliki pertanyaan tentang Pulau Kelor Komodo di Labuan Bajo ini :).

Pulau Kanawa Labuan Bajo, Aktifitas, Lokasi dan Ada Apa disini?

3
pulau kanawa labuan bajo

Pulau Kanawa Labuan Bajo, Ada Apa Aja sih disini?. Hampir seperti private island (pulau pribadi), Pulau Kanawa begitu mempesona. Pulau ini memiliki dermaga sendiri untuk kapal wisata yang membawa para wisatawan, sehingga kamu bisa dengan mudah menikmati pesona dari Pulau indah yang satu ini.

Pada artikel ini, kami akan membahas segala hal tentang Pulau Kanawa di Labuan Bajo. Sekarang sambil santai atau rebahan memegang smartphone, simak tulisan dari kami ya buat kamu sehingga ,sebelum kamu secara nyata berada disini 😀

Lokasi Pulau Kanawa Labuan Bajo

Apakah kamu bertanya “Dimana Pulau Kanawa?”. Lokasi Pulau Kanawa tepatnya berada di Labuan Bajo dengan luas bentangan pulau 35 hektar. Pulau dengan pasir putih ini berada di gugusan Kepulauan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nama pulau ini hampir sama dengan Pulau Kenawa di Nusa Tenggara Barat.

Keindahan kanawa yang paling bisa dinikmati adalah keindahan bawah laut Kanawa island labuan bajo yang begitu istimewa. Kamu bakalan takjub dengan keajaiban biota laut yang tinggal di Pulau ini.

Objek wisata ini dikelola oleh orang berkewarganegaraan Italia. Sebelum dikelola olehnya, pulau ini lebih dahulu dikelola oleh penduduk setempat. Namun, kondisinya pun menjadi kurang terawat.

Pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Komodo ini membutuhkan waktu 10 menit dari Bandara Internasional Pulau Komodo ke pelabuhan Labuan Bajo. Setelah itu kamu akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal dalam waktu kurang lebih 1 jam.

Aktifitas Apa Aja sih di Pulau Kanawa?

Bagi kamu yang memilih pulau ini untuk berlibur, maka pilihan kamu sangatlah tepat. Selain hanya 1.5 jam saja dari Labuan Bajo, ada banyak hal yang bisa dilakukan di pulau ini. Apa saja?

Menyelam dan Fotografi Bawah Air

Air laut di Pulau Kanawa memiliki warna yang jernih dan juga tenang, sehingga para pengunjung pulau dapat menyelam dan melakukan fotografi tanpa harus takut arus atau terganggu dengan gelombang. Siapapun akan menyenangi aktivitas ini karena pemandangan bawah lautnya sangat menakjubkan. Ada bermacam-macam bintang laut berbagai warna dan bayi-bayi hiu.

bawah laut pulau kanawa labuan bajo
Source : Ist

Selain menikmati pemandangan dengan menyelam, sebaiknya tidak lupa untuk mengabadikan keindahan tersebut dengan mengambil foto. Meski di internet cukup banyak foto yang sudah diunggah, bukan tidak mungkin bahwa kamu bisa menemukan spesies bawah laut lainnya seperti ikan berwarna-warni atau terumbu karang yang unik.

Naik Ke Bukit

Di bagian tengah pulau, ada bukit yang tidak terlalu tinggi. Kamu bisa mendakinya karena di sana banyak sekali burung-burung cantik untuk menjadi sasaran fotografi.

BACA JUGA : Segala Hal Tentang Pulau Padar Ada di Tulisan Ini

Trekking adalah aktivitas lain yang bisa kamu lakukan di pulau ini. Mendaki perbukitan yang berada di belakang resort ini menjadi aktivitas menarik di pagi hari sebelum sunrise dan di sore hari sebelum sunset. Puncak bukit ini juga menjadi gardu pandang yang indah untuk melihat sekeliling pulau dengan lautnya yang biru.

Bukti Pulau Kanawa Labuan BajoPerbukitan ini tidak terlalu tinggi untuk didaki, hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk mencapai puncak. Disini kamu bisa berkeliling di atas puncak perbukitan dan menikmati panorama indah dari ketinggian.

Hunting Sunset dan Sunrise

Menikmati matahari terbit atau terbenam bisa menjadi hal yang langka jika kamu hidup di perkotaan yang penuh dengan gedung tinggi. Saat kamu berkunjung ke pulau ini, kamu bisa menikmati dua momen ini. Mulau pukul 5 pagi, kamu bisa melihat matahari terbit dan menghangatkan tubuh. Sementara di sore hari, matahari yang terbenam di sini sering disebut “golden sunset”.

Sunrise Pulau Kanawa Labuan BajoSetelah matahari terbenam, para pengunjung akan disediakan musik yang membuat suasana pulau semakin hidup meski agak gelap dan sepi.

Berjemur dan Bersantai

Tidak perlu khawatir dengan kondisi di pulau ini, karena letaknya yang cukup jauh kemana-mana, maka pengunjung dapat relaksasi. Tidak ada kebisingan, sepi dan atmosfernya yang menenangkan dapat membuat kamu lupa segala macam kesibukan di hari-hari selain liburan. Pulau ini menjadi pulau favorit di antara pulau lain di Taman Nasional Komodo.

berjemur-di-pulau-kanawa-labuan-bajoPasir pantai di pulau ini diibaratkan seperti kristal. Kamu bisa bersantai dengan merebahkan diri di pasir sambil menikmati terpaan angin dan sinar matahari yang hangat. Atau bagi yang suka dengan buih air, kamu bisa ke bibir pantai dan menikmati sapaan riak-riak di kaki kamu. Pulau ini hanya seluas 28 hektar saja dan pemandangan yang ditawarkan akan membuat kamu merasa senang.

Tiket Masuk ke Pulau Kanawa

Biaya distribusi tiket masuk pulau kanawa ini cara hitung-nya unik loh.. Jadi tiket masuk kanawa ini di hitung per kapal/rombongan yang berlabuh di dermaga. Dikenakan biaya IDR. 100.000 per kapal atau per rombongan.

BACA JUGA : Sttttt Rahasia! Ini Biaya Untuk Liburan Murah ke Labuan Bajo

Dengan kata lain meskipun rombongan tersebut ada 10 orang dalam 1 kapal atau hanya 2 orang saja dalam 1 kapal tetap akan di charges segitu. Harga tiket masuk tersebut berlaku untuk semua orang atau market, baik WNI maupun Overseas WNA.

Penginapan di Pulau Kanawa

Bermalam di penginapan Pulau Kanawa adalah pilihan yang tepat. Adanya jenis penginapan yang tampak alami dan menyatu dengan alam ini merupakan sajian unik di Pulau Kanawa.

Memang hanya ada satu penginapan di pulau ini yaitu Kanawa Beach Ressort, namun mereka menawarkan tiga tipe penginapan, yaitu :

Tenda

Dapat membawa tenda kalian sendiri atau mengunakan tenda yang disediakan oleh Kanawa Beach Ressort. Jika membawa tenda sendiri harganya sekitar Rp 170.000 untuk dua orang per malam termasuk makan pagi. Sedangkan jika menggunakan tenda mereka harganya sekitar Rp 200.000.

Bale

Sebuah kamar dengan dinding tirai yang dapat dibuka. Disini menggunakan kamar mandi luar yang digunakan bersama-sama dengan tamu yang lain.Tipe bale ditawarkan dengan harga 275.000 per malam untuk dua orang termasuk makan pagi.

Bungalow

Rumah kecil, memiliki 1 tempat tidur, satu rak di dalam bungalow, kamar mandi pribadi dan teras yang dilengkapi hammock dan tempat duduk yang sangat enak untuk menikmati pemandangan sepanjang hari. Tipe bungalow ditawarkan dengan harga sekitar Rp 460.000 untuk 2 orang per malam termasuk makan pagi. Fasilitas di Pulau Kanawa

penginapan pulau kanawa labuan bajoPenginapan di Pulau Kanawa ini pun juga sudah dibangun dengan sebaik mungkin. Tidak akan puas rasanya jika Kamu berkunjung ke pulau ini tanpa bermalam. Kamu harus menikmati eksotisme malam di pulau yang menakjubkan ini.

Akomodasi untuk para backpacker telah tersedia dengan lengkap di Kanawa Island Labuan bajo. Kamu bisa menyewa tenda camping dan peralatan camping lainnya. Kamu bisa melakukan camping di malam hari sambil menikmati bintang-bintang di langit di bibir pantai. Bintang-bintang di langit nampak begitu memukau di langit Pulau Kanawa.

Cara Menuju Pulau Kanawa

Buat kamu yang masih belum tau atau lagi cari informasi “cara menuju Pulau Kanawa”, silahkan teruskan membaca ya.

Cara ke pulau cantik ini tidak begitu sulit, karena ada beberapa pilihan akses  dari Labuan Bajo yang bisa kamu pilih :

  • Sewa kapal atau speedboat  untuk sekali jalan dengan tarif kapal sekitar Rp.400.000 – Rp.500.000.
  • Shuttle boat gratis yang disediakan oleh pengelola resort yang berangkat setiap jam 12.00 dan kembali jam 08.00.

Rute menuju Pulau Kanawa terbilang cukup mudah. Dari pelabuhan Pulau Bali atau menggunakan pesawat, Kamu bisa memulai perjalanan menuju ke Pulau Kanawa. Kamu akan tiba di Labuan Bajo sebelum selanjutnya melanjutkan perjalanan ke pulau ini.

Ke Pulau Padar dengan Speedboat di Labuan BajoKamu bisa menggunakan sewa kapal di labuan bajo dengan mata komodo untuk mengunjungi Pulau Kanawa. Bisa juga secara gratis kapal shuttle dari Kanawa Beach Bungalow diperuntukan bagi tamu stay di becah bungalow tersebut.

Surga tersembunyi di Flores ini sudah pasti akan membuat Kamu terhipnotis. Meskipun Kamu akan membutuhkan biaya yang besar, hal tersebut seimbang dengan apa yang akan Kamu dapatkan.

Tips Wisata ke Pulau Kanawa

Ada beberapa tips sebelum berkunjung ke Pulau Kanawa untuk membuat liburanmu lebih tertata dan memuaskan :

Pesan Penginapan

Jika berangkat dengan kapal gratis ke Pulau Kanawa, pesanlah penginapan jauh-jauh hari. Meski banyak jenis penginapan yang tersedia, namun di sepanjang musim liburan tingkat hunian wisatawan cukup tinggi. Ini mencegahmu menunggu terlalu lama di Labuan Bajo untuk mendapatkan penginapan kosong, kecuali berlibur dengan menyewa kapal.

Bawa Uang Secukupnya

Bawalah uang tunai karena tidak ada ATM di Pulau Kanawa. Karena letaknya di pulau terpencil, harga makanan dan minuman di Pulau Kanawa pastinya lebih mahal.

Jangan Bawa Makanan dan Minuman Ya

Kanawa Beach Ressort melarang wisatawan membawa makanan dari luar selain dari restoran mereka. Perhatikan jadwal buka restoran di saat jam makan pagi, siang dan malam agar tidak kelaparan.

BACA JUGA : Dikirain Santorini, Ga Taunya Ini di Labuan Bajo

Jam Makan

Untuk sarapan pagi, bisa mengambil sarapan dari jam 7 hingga jam 10 pagi. Makan siang mulai dari jam 12 hingga jam 3 sore. Untuk makan malam sendiri dimulai dari jam 6 hingga jam 9 atau 10 malam.

Listrik di Pulau Kanawa

Listrik tenaga surya hanya tersedia jam 18-23. Jika terpaksa membutuhkan listrik diluar jam ini, bisa minta listrik dari restoran di siang hari.

Bagaimana Sinyal Internet?

Tidak ada sinyal internet dan telepon. Hanya kartu Simpati dan As yang dapat menerima sinyal, itupun sinyalnya buruk dan naik turun tidak jelas. Untuk mencegah bosan diluar waktu menikmati Pulau Kanawa, bawalah buku atau musik.

Pembayaran Pulau Kanawa

Segala jenis pembayaran penginapan, makanan dan tour dibayar cash pada malam terakhir menginap. Jangan sampai uang kurang daripada bolak balik ke Labuan Bajo – Pulau Kanawa lagi.

Ada diskon!

Jika menginap lebih dari seminggu, biasanya mereka menawarkan diskon untuk penginapan mereka. Akan tetapi, sebaiknya ditanyakan lagi ke staff Kanawa Beach Ressort karena diskon ini tidak ditulis dalam website mereka.

Pemandangan Dermaga Pulau Kanawa
Source : pointandshootwanderlust.com

BACA JUGA : Pulau-Pulau Terbaik di Labuan Bajo Ini Wajib Kamu Datangi!

Pulau Kanawa dengan fasilitas dan pesona yang luar biasa akan menjadikan petualanganmu sangat sempurna untuk menikmati alam pulau kecil nan rupawan ini.

Pulau Padar Labuan Bajo, Surga di Timur Indonesia

4
pulau padar labuan bajo

Pulau Padar Labuan Bajo, Surga di Timur Indonesia. Pulau padar labuan bajo memang menjadi salah satu pulau terbaik di Indonesia yang mesti kamu singgahi. Dengan pemandangan alamnya yang begitu memukau, Pulau Padar layaknya pulau purbakala ketika dilihat dari atas.

Pulau Padar Labuan Bajo
Source : jonnymelon.com

Bercerita tentang keindahan Pulau Flores memang tiada habisnya. Pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata terbaik saat kamusailing komodo tour dengan pemandangan alamnya yang begitu memukau. Tapi apakah kamu tau detail tentang Pulau Padar yang mempesona ini?

Berikut kami rangkum segala hal tentang Pulau Padar untuk kamu beb.

Dimana Pulau Padar?

Pulau Padar masuk dalam urutan pulau terbesar nomor 3 di Kawasan Taman Nasional Komodo. Dibandingkan dengan Pulau Komodo dan Gili Lawa, Pulau Padar memang lebih terlambat dikenal wisatawan. Tapi, tetap saja pulau ini menjadi pulau yang sangat eksotis yang ada di Indonesia.

Pulau Padar terletak di dalam Taman Nasional Komodo dan terletak sekitar 30km (20 mil) dari Labuan Bajo, sebuah kota nelayan kecil di bagian paling barat Flores.

Taman Nasional Komodo adalah mahakarya alam sejati, berpusat di antara Lombok dan Flores. Pulau-pulau tersebut terdiri dari perbukitan vulkanik merah karat, sabana di darat, dan terumbu karang yang indah di dalam air.

Ini adalah rumah bagi sekitar 4.000 komodo yang sebagian besar ditemukan di Pulau Komodo. Hanya sebagian kecil dari mereka yang tinggal di Padar, dan yang ada, terletak di bagian utara yang jarang dikunjungi wisatawan.

Bagaimana Cara Menuju ke Pulau Padar

Sepertinya pergi ke pulau terpencil seperti itu harus menjadi misi tetapi sebenarnya tidak terlalu buruk dan ada beberapa pilihan berbeda untuk sampai ke sini.

BACA JUGA : 10 Destinasi wajib di Labuan Bajo

Pertama, kamu harus pergi ke Labuan Bajo, Flores. Ada beberapa penerbangan dari semua bandara besar di seluruh Indonesia termasuk Bali, Lombok, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan bandara Kupang.

SEARCH ALL → FLIGHTS TO LABUAN BAJO

Setelah Kamu mendarat di Labuan Bajo, kemudian kamu akan membutuhkan perahu untuk menuju ke pulau-pulau, dan perjalanan dari Pelabuhan Labuan Bajo menuju ke Pulau Padar memakan waktu sekitar 2-3 jam.

Pulau Padar dan Cara Menuju Ke Pulau Padar
Source : jonnymelon.com

Explore Pulau Padar dari Labuan Bajo

Jika waktu Kamu terbatas, Kamu bisa memesan paket tur 1 hari ke Pulau Padar dari Labuan Bajo. Tergantung pada waktu dan bujet yang kamu miliki, kamu bisa memilih tur kelompok atau private tur.

Baca Juga : Biaya ke Labuan Bajo

Biasanya, ketika kamu ikut di paket open trip atau private trip satu hari menggunakan speedboat. Selain kamu mengunjungi Pulau Padar, kamu juga akan diajak untuk mengunjungi Pulau Lainnya. Seperti Pulau Komodo, Taka Makssar, Pulau Kanawa dan Pulau Kalong dalam tur tersebut.

Ke Pulau Padar dengan Speedboat di Labuan Bajo
Speedboat Labuan Bajo

Waktu Terbaik ke Pulau Padar

Sejujurnya sulit mengatakan kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Flores, meskipun taman nasional buka sepanjang tahun. Biasanya dibagi berdasarkan musim. Dari segi musim, itu sepenuhnya tergantung pada apa yang Kamua cari. Musim ramai di Taman Nasional Komodo adalah pada bulan Juli hingga Agustus ketika cuaca lebih sejuk dan nyaman, tetapi taman ini juga lebih ramai.

Warna rumput berubah seiring musim. Untuk bisa melihat rumput berwarna hijau, kamu bisa ke Pulau Pada antara bulan Januari hingga April. Bagaimana jika kamu lebih suka melihat warna rumput yang kekuningan atau cenderung cokelat? Bulan Mei, warna rumput mulai menguning. Di musim panas, Juli hingga November warna rerumputannya telah berwarna cokelat.

Baca Juga : Santori apa bukan sih ini di Labuan Bajo?

Sunrise disini sangat indah sekali lho. Bagaimana dengan sunset? Kamu harus cari tau sendiri mana yang lebih bagus menurut kamu. Jadi kamu tentukan sendiri ya beb, hijau atau cokelat dan sunrise atau sunset!

Rumput Pulau Padar Labuan Bajo berwarna hijau
Pulau Padar pada musim Hujan

Tiket Masuk Pulau Padar

Ketika kamu berkunjung ke Taman Nasional Komodo (TNK), kamu akan diwajibkan untuk membayar retribusi tiket masuk. Untuk Pulau Padar, sudah termasuk ke dalam biaya yang kamu bayarkan ketika kamu membeli Tiket Masuk Taman Nasional Komodo. Selain itu tiket tersebut juga mnencakup ke Pulau lain, yaitu pulau komodo atau pulau rinca serta kegiatan snorkeling (long beach/pink beach/takamakasar) di kawasan TNK.

Berdasarkan informasi dari Instagram resmi, kami informasikan harga tiket masuk warga negara asing Rp 150.000 (Senin-Sabtu) & 225.000 (Minggu & Hari Libur Nasional). Harga tiket masuk warga negara Indonesia Rp 5.000 (Senin-Sabtu) & Rp 7.500 (Minggu & Hari Libur Nasional).

Pulau Padar Labuan Bajo, tiket masuk pulau padar dan taman nasional komodo
Source : kataomed.com

Selain tiket masuk, ada juga biaya untuk aktifitas berwisata di Taman Nasional Komodo. Untuk trekking dikenakan biaya Rp 5.000, Snorkling Rp 15.000, Melihat Satwa Liar Rp 10.000. Ada juga biaya aktifitas wisata lainnya seperti Diving Rp 25.000, Memancing (Rp 25.000) dan keperluan fotografi (Rp 250.000)

Harga di atas adalah harga untuk per orang dalam 1 hari untuk setiap lokasi ya beb.

Mendaki ke Pulau Padar

Untuk waktu yang dibutuhkan ketika kamu melakukan pendakian di Pulau Padar antara 15 hingga 45 menit tergantung pada waktu dan tingkat kebugaran fisik kamu ya beb.Jalan setapak yang terbuat dari tangga kayu dan batu yang akan mengarahkan Kamu ke puncak Pulau Padar.

Tangga di Pulau Padar Labuan Bajo
Source : deenatalia.com

Harap perhatikan langkah Kamu ya beb, terutama dalam gelap, karena jalan setapak bisa licin di beberapa area. Pastikan untuk membawa banyak air minum, dan kenakan pelindung matahari yang memadai saat mendaki Padar. Baiknya menggunakan sepatu untuk mencegah kamu terkhilir beb.

Sebelum tiba di puncak Pulau Padar, kamu harus melewati sekitar 300 buah anak tangga yang akan menemani kamu melihat ke Surga di Timur Indonesia ini ya beb.

Puncak Pulau Padar

Dari atas puncak Pulau Padar, disini kamu dapat melihat beberapa pantai di sekitar. Pemandangannya benar-benar luar biasa dan pemandangan yang tidak bisa Anda lihat setiap hari. Iya ga beb :p.

Pulau ini secara alami membentuk bentuk huruf “X” raksasa dengan tiga teluk yang indah. Ini adalah satu-satunya tempat di dunia di mana kamu bisa melihat pantai pasir merah muda, hitam dan putih dalam jarak yang sangat dekat satu sama lain. Seriusan beb ini!.

Pemandangan dari atas Pulau Padar
Source : jonnymelon.com

Yang jangan sampe kamu lupa, bawa kamera apapun punya kamu beb. Karena latar belakang seperti ini menjamin gambar yang epik banget buat suatu hari nanti kamu lihat kembali. Atau kamu share ke temen-temen kamu. Perlu diketahui bahwa menerbangkan drone dari sudut pandang utama hanya diperbolehkan dengan biaya tambahan sebesar Rp 1.000.000 (Dulu sih gratis beb).

Ringkasan

Bisa dibilang dengan yakin bahwa untuk mengatakan bahwa Pulau Padar dan seluruh area di sekitar Taman Nasional Komodo adalah salah satu tempat terindah di dunia. Pantai yang unik dan pemandangan yang menakjubkan menjadikannya tempat yang sangat istimewa untuk dikunjungi.

Pemandangan dari puncak adalah salah satu yang terbaik yang akan kamu alami dan melihat komodo dalam kehidupan nyata juga luar biasa. Sulit untuk menggambarkan perasaan magis yang diberikan tempat ini kepada Kamu, dan Kamu hanya perlu melihatnya sendiri. 🙂